Hadis No. 4
Imam Yahya bin Syaraf An-Nawawi (1233–1277 M)
Teks Arab
إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ
Terjemahan Indonesia
Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas'ud RA, Rasulullah ﷺ — yang ucapannya benar dan dibenarkan — bersabda: 'Sesungguhnya kalian dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya 40 hari berupa nuthfah (sperma), kemudian menjadi 'alaqah (segumpal darah) selama itu juga, kemudian menjadi mudhghah (segumpal daging) selama itu juga. Kemudian diutus kepadanya Malaikat lalu meniupkan ruh padanya, dan ditetapkan 4 perkara: rezekinya, ajalnya, amalnya, serta celaka atau bahagianya.' (HR. Bukhari & Muslim)