Kalender Puasa Sunnah Lengkap
Jadwal lengkap puasa sunnah dalam Islam — Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, 6 Syawal, Arafah, Asyura, Dzulhijjah, dan puasa Daud. Setiap puasa dilengkapi niat (Arab + Latin + terjemahan), dalil hadis, dan penjelasan keutamaan masing-masing.
Puasa Senin & Kamis
MingguanSetiap hari Senin dan Kamis
Setiap Senin & Kamis amal perbuatan manusia diangkat dan disetorkan kepada Allah, sehingga Rasulullah ﷺ menyukai amal beliau diangkat dalam keadaan sedang berpuasa. Hari Senin juga merupakan hari kelahiran Rasulullah ﷺ.
Puasa Ayyamul Bidh
BulananTanggal 13, 14, 15 setiap bulan Hijriah
Disebut 'Ayyamul Bidh' (hari-hari putih) karena bulan purnama bersinar penuh. Pahalanya setara dengan puasa sepanjang tahun karena dihitung 1 hari = 10 hari.
Puasa 6 Hari Syawal
Tahunan6 hari di bulan Syawal (selain 1 Syawal/Idul Fitri)
Pahalanya seperti berpuasa setahun penuh — Ramadan (30 hari × 10 = 300 hari) + 6 hari Syawal (× 10 = 60 hari) = 360 hari ≈ 1 tahun Hijriah.
Puasa Arafah
Tahunan9 Dzulhijjah
Menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Termasuk puasa sunnah paling utama dalam setahun.
Puasa Tasu'a & Asyura
Tahunan9 & 10 Muharram
Menghapus dosa setahun yang lalu. Asyura (10 Muharram) adalah hari diselamatkannya Nabi Musa AS dari Fir'aun, dan hari turunnya Nabi Nuh AS dari bahtera setelah banjir besar.
Puasa 9 Hari Pertama Dzulhijjah
Tahunan1-9 Dzulhijjah (kecuali bagi jamaah haji di hari Arafah)
10 hari pertama Dzulhijjah adalah hari-hari paling utama dalam setahun. Amal shalih di hari-hari ini lebih dicintai Allah dibanding amal di hari-hari lain.
Puasa di Bulan Sya'ban
TahunanMemperbanyak puasa selama bulan Sya'ban (terutama hari-hari awal & pertengahan)
Bulan Sya'ban adalah bulan ketika amal manusia diangkat ke langit. Rasulullah ﷺ paling banyak berpuasa di bulan Sya'ban setelah bulan Ramadan.
Memperbanyak Puasa di Bulan Muharram
TahunanMemperbanyak puasa selama bulan Muharram
Muharram adalah salah satu dari empat bulan haram (mulia) dalam Islam. Puasa di bulan Muharram adalah puasa paling utama setelah Ramadan.
Puasa Daud (Sehari Puasa Sehari Tidak)
KhususSelang-seling: hari ini puasa, besok tidak, lusa puasa, dan seterusnya
Puasa paling utama bagi yang mampu istiqomah. Lebih ringan secara fisik karena tubuh punya 'jeda' setiap hari, dan pahalanya seperti berpuasa setengah tahun penuh.
Memperbanyak Puasa di Bulan Rajab
TahunanMemperbanyak puasa selama bulan Rajab (tidak penuh sebulan)
Rajab adalah salah satu bulan haram (mulia) dalam Islam. Memperbanyak ibadah, termasuk puasa, di bulan-bulan haram pahalanya dilipatgandakan.
Hari yang Diharamkan untuk Berpuasa
- Idul Fitri (1 Syawal) — HR. Bukhari & Muslim — diharamkan ijma' ulama.
- Idul Adha (10 Dzulhijjah) — HR. Bukhari & Muslim — diharamkan ijma' ulama.
- Hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah) — HR. Muslim — 'Hari-hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan dzikir.' Dikecualikan untuk jamaah haji yang tidak menyembelih dam.
Hari yang Dimakruhkan Berpuasa Sendirian
- Hari Jumat saja (tanpa hari sebelum/sesudahnya) — HR. Bukhari & Muslim.
- Hari Sabtu saja — HR. Tirmidzi (hasan).
- Yaumus Syak (30 Sya'ban jika ragu masuk Ramadan atau belum) — HR. Tirmidzi.
Pertanyaan Seputar Puasa Sunnah
Apa puasa sunnah paling utama?
Puasa Daud (sehari puasa sehari tidak) adalah puasa paling dicintai Allah menurut hadis Rasulullah ﷺ. Untuk yang baru memulai, disarankan istiqomah Senin-Kamis dulu sebelum mencoba puasa Daud yang membutuhkan kekuatan fisik dan komitmen tinggi.
Bolehkah niat puasa sunnah di pagi hari?
Ya. Berbeda dengan puasa wajib (Ramadan dan qadha) yang harus diniatkan sebelum subuh, puasa sunnah boleh diniatkan kapan saja sepanjang siang selama belum makan/minum sejak subuh dan belum tergelincir matahari (zuhur).
Bolehkah menggabung puasa qadha Ramadan dengan puasa sunnah?
Ya, boleh menurut sebagian besar ulama (jumhur). Jika Anda berniat qadha Ramadan di hari Senin/Kamis, Insya Allah dapat pahala keduanya. Namun yang lebih utama, qadha Ramadan diselesaikan dulu baru fokus ke puasa sunnah.
Hari apa saja yang diharamkan untuk berpuasa?
Lima hari: 1 Syawal (Idul Fitri), 10 Dzulhijjah (Idul Adha), dan 3 hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah). Pada hari-hari ini puasa hukumnya HARAM secara ijma' (kesepakatan ulama).
Apakah Ayyamul Bidh harus 3 hari berurutan?
Yang sunnah adalah berpuasa pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah secara berurutan. Namun jika tidak mampu 3 hari, boleh memilih 1 atau 2 hari saja — tetap mendapat pahala memperbanyak puasa, hanya tidak full keutamaan Ayyamul Bidh.