6. Wukuf di Arafah (9 Dzulhijjah) — RUKUN HAJI
Berdiam di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah dari tergelincirnya matahari hingga terbenam. Inilah RUKUN HAJI yang paling utama.
Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026
Langkah-langkah
- 1Berangkat dari Mina pagi 9 Dzulhijjah menuju Arafah
- 2Sholat Dzuhur & Ashar dijamak qashar di Masjid Namirah
- 3Mendengarkan khutbah wukuf
- 4Wukuf dimulai setelah matahari tergelincir (Dzuhur) hingga terbenam (Maghrib)
- 5Berdoa dengan khusyuk, talbiyah, dzikir, baca Al-Quran
- 6Doa terbaik di Arafah: 'Laa ilaaha illallooh, wahdahu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamd, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir'
- 7Setelah Maghrib, berangkat menuju Muzdalifah
Doa
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Laa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir.
Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Tips & Catatan
- 'Haji adalah Arafah' (HR. Tirmidzi) — siapa tidak wukuf, tidak sah hajinya
- Jangan terburu meninggalkan Arafah sebelum maghrib
- Doa hari Arafah adalah sebaik-baik doa