Malaikat Jibril
Menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul
Ringkasan
Malaikat paling mulia. Pembawa wahyu Al-Quran dari Allah kepada Nabi Muhammad SAW selama 23 tahun.
Tugas & Kisah
Jibril (Jibrail / Gabriel) adalah pemimpin para malaikat dan malaikat termulia di sisi Allah. Dia disebut juga **Ruh Al-Qudus** (Roh Suci) dan **Ar-Ruh Al-Amin** (Roh yang Terpercaya). **Tugas utama**: menyampaikan wahyu kepada seluruh nabi dan rasul Allah, dari Adam AS sampai Muhammad SAW. **Wujud fisik**: memiliki 600 sayap yang sebagian besar menutupi langit (HR. Bukhari & Muslim). Sayap-sayap itu dihiasi dengan permata yang tak terkira. **Penampakan kepada Nabi Muhammad SAW**: (1) Pertama kali di Gua Hira saat turunnya wahyu pertama (QS. Al-'Alaq 1-5) — Nabi gemetar dan berlari pulang minta Khadijah RA menyelimutinya, (2) Kali kedua di Sidratul Muntaha saat Isra Mi'raj (QS. An-Najm: 13-14) dengan wujud asli yang sangat besar. Selain itu, Jibril paling sering datang dalam **wujud manusia tampan berpakaian putih bersih** dengan rambut hitam pekat — terutama dalam **Hadis Jibril** yang masyhur (HR. Muslim 8) saat dia datang menanyakan Iman, Islam, Ihsan, dan tanda-tanda kiamat. **Tugas-tugas khusus**: (1) Menyampaikan wahyu seluruh kitab suci (Taurat, Zabur, Injil, Al-Quran), (2) Menemani Nabi pada peristiwa Isra Mi'raj, (3) Memimpin pasukan malaikat di Perang Badar (QS. Al-Anfal: 9), (4) Mengangkat kota kaum Luth lalu membaliknya (QS. Hud: 82), (5) Mengajak Maryam saat Isa AS akan dilahirkan, (6) Memberi salam dari Allah kepada Khadijah RA secara khusus (HR. Bukhari). **Sifat**: sangat patuh kepada Allah, kuat, terpercaya. Dalam QS. At-Takwir 19-21: 'Sesungguhnya Al-Quran itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah Pemilik Arsy, yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi terpercaya.' **Hubungan dengan manusia**: Jibril mendoakan dan mencintai orang-orang shalih. Hadis: 'Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril dan berfirman: Aku mencintai si Fulan, maka cintailah dia. Maka Jibril mencintainya. Lalu Jibril menyeru di langit: Allah mencintai si Fulan, maka cintailah dia. Maka penghuni langit mencintainya. Kemudian dia diterima di bumi' (HR. Bukhari & Muslim).
Ayat Al-Quran Terkait
- QS. Al-Baqarah: 97-98
- QS. An-Nahl: 102
- QS. Asy-Syu'ara: 192-194
- QS. At-Takwir: 19-21
- QS. An-Najm: 13-18
Hadis Terkait
- Hadis Jibril (HR. Muslim 8) — pengertian Iman, Islam, Ihsan
- HR. Bukhari & Muslim — Jibril dengan 600 sayap di Sidratul Muntaha
- HR. Bukhari — Jibril menyampaikan salam Allah kepada Khadijah