Kisah Ilyas AS
Ringkasan
Diutus kepada kaum yang menyembah berhala bernama Ba'al.
Mukjizat
- **Doa untuk MENAHAN HUJAN** dikabulkan — kemarau panjang melanda kaumnya
- Doa **TURUNKAN HUJAN** kembali setelah taubat — bukti otoritas atas elemen alam
- **SELAMAT dari pengejaran** kaum kafir yang ingin membunuhnya
- Diutus kepada kaum yang menyembah **BA'AL** (patung emas raksasa) — pertama dalam sejarah
- **Identifikasi dengan ELIJAH** dalam tradisi Yahudi-Kristen — sebagian ulama: nabi yang sama
- **Sebagian riwayat (Israiliyat)**: Ilyas masih HIDUP dan akan bersama dengan Khidir AS hingga akhir zaman
Kisah Pokok
**Latar belakang — kaum yang menyembah Ba'al**: Ilyas AS adalah keturunan **HARUN bin IMRAN** (saudara Musa). Beliau diutus kepada **BANI ISRAIL** yang tinggal di **BAALBEK (Lebanon)** dan sekitarnya. Saat itu Bani Israil **MURTAD KEMBALI** ke kemusyrikan setelah masa Daud-Sulaiman, dipengaruhi oleh **PENJAJAH FENISIA** dan budaya sekitar. Mereka menyembah **PATUNG BA'AL** — patung emas raksasa setinggi 20 hasta dengan **400 PENDETA** yang melayaninya. Ba'al dianggap sebagai 'Tuhan Kesuburan dan Hujan'. Raja Bani Israil saat itu sangat kafir, dipengaruhi istri kafir bernama **YEZBEL/Izebel** (sebagian: putri raja Sidon). Mereka **MEMBUNUH NABI-NABI** Bani Israil yang menentang. **Dakwah Ilyas**: Ilyas berdakwah: '**Apakah kalian menyembah BA'AL dan meninggalkan Tuhan yang sebaik-baik Pencipta — Allah, Tuhan kalian dan Tuhan bapak-bapak kalian yang terdahulu?**' (QS. As-Saffat 125-126). Mereka **MENOLAK** dan **MENGEJEK** Ilyas — bahkan ingin membunuhnya. Ilyas **BERSEMBUNYI di GUA** untuk menghindari pembunuhan. Allah menjamin makanan beliau lewat **BURUNG GAGAK** yang membawa makanan setiap hari (riwayat Bibel-Israiliyat). **Mukjizat kemarau panjang**: Setelah lama kaumnya menolak, Ilyas berdoa: '**Ya Allah, TAHAN HUJAN dari mereka selama 3 TAHUN**.' Allah mengabulkan. **KEMARAU PANJANG 3 TAHUN** melanda — sumur kering, ladang gersang, ternak mati, **KELAPARAN** menyebar. Mereka mengirim para pendeta Ba'al untuk berdoa minta hujan — **BA'AL TIDAK MENJAWAB** sama sekali. Akhirnya pemuka kaum **MENCARI ILYAS** untuk minta beliau berdoa. Ilyas mengajukan **TANTANGAN**: 'Aku akan menyiapkan **PERSEMBAHAN untuk ALLAH**, dan kalian persiapkan **PERSEMBAHAN untuk BA'AL**. Yang **API TURUN dari LANGIT** untuk memakan persembahannya, ITULAH yang TUHAN SEJATI!' **Tantangan terbuka — api dari langit**: Ribuan orang berkumpul di **GUNUNG KARMEL**. Para pendeta Ba'al dengan 400 pendeta berdoa, menari, **MENYAYAT TUBUH SENDIRI** dengan pisau hingga berdarah-darah, memohon Ba'al. Mereka berdoa **DARI PAGI HINGGA SORE** — **TIDAK ADA RESPON** dari Ba'al. Ilyas **MENGEJEK**: 'Mungkin Ba'al sedang tidur, atau pergi ke kamar mandi, atau lagi sibuk!' Setelah pendeta Ba'al menyerah, Ilyas memerintahkan: 'Siram persembahanku dengan **AIR 3 KALI**' (untuk memastikan tidak ada api tersembunyi). Lalu beliau berdoa: '**Ya Allah, biarkan mereka tahu hari ini bahwa Engkau adalah ALLAH, Tuhan Yang Maha Esa**.' Tiba-tiba **API TURUN dari LANGIT**, **MEMAKAN persembahan, batu altar, debu, bahkan air** yang ada di sekitarnya! Massa **TERSUNGKUR sujud**: '**ALLAH adalah Tuhan! ALLAH adalah Tuhan!**'. **Hujan turun setelah taubat**: Ilyas memerintahkan **SEMUA pendeta Ba'al DIEKSEKUSI** karena menyebarkan kesyirikan. Lalu beliau berdoa minta hujan. Awan kecil sebesar telapak tangan muncul, lalu **HUJAN LEBAT** turun setelah 3 tahun kemarau! Kaum Bani Israil bertaubat sementara, tapi **RAJA dan ratu kafir tetap MENGEJAR** Ilyas untuk membunuhnya. **Ilyas dan Ilyasa — pewaris**: Ilyas mengangkat **ILYASA AS** (Elisha dalam tradisi) sebagai **MURID dan PEWARIS**. Ilyasa adalah anak angkat / saudara dekat Ilyas yang setia mendampingi. **Diangkat ke langit (riwayat Israiliyat)**: Sebagian riwayat masuk dari Israiliyat: **ILYAS DIANGKAT ke LANGIT** dengan **KERETA API** dan kuda-kuda api yang turun dari langit. Sebelum diangkat, beliau menyerahkan **JUBAH** kepada Ilyasa sebagai simbol estafet kenabian. Sebagian: Ilyas masih hidup hingga kini, akan kembali bersama Khidir AS di akhir zaman. Riwayat ini ada dalam tradisi Yahudi (Kitab 2 Raja-Raja 2:11) dan masuk ke beberapa tafsir Islam — tapi tidak SAH menurut sebagian besar ulama Sunni. **Akhir kaum Ilyas**: Setelah Ilyas pergi/wafat, kaum Bani Israil **KEMBALI KAFIR**. Mereka kembali menyembah Ba'al. Akhirnya Allah **BINASAKAN** mereka dengan invasi **ASYUR (Assyria)** tahun 722 SM yang menghancurkan **10 SUKU UTARA Bani Israil** ('Lost Ten Tribes'). Hanya 2 suku selatan (Yahuda dan Benyamin) yang tersisa.
Pelajaran
- 1**Allah menjawab DOA nabi-Nya** — Ilyas tahan hujan, lalu turunkan hujan
- 2Manusia **MUDAH LUPA NIKMAT** saat sudah merasa cukup — Bani Israil kembali kafir setelah hujan
- 3**Tantangan TERBUKA** dengan kaum syirik — Ilyas tantang pendeta Ba'al di Gunung Karmel
- 4**Allah membuktikan KEBENARAN** dengan tanda yang jelas — api dari langit
- 5**Kekuasaan tidak menyelamatkan** dari murka Allah — raja-ratu kafir Bani Israil binasa
- 6**Sabar dakwah** meski diancam pembunuhan — Ilyas terus berdakwah
- 7**Estafet kenabian** ke generasi muda — Ilyas mengangkat Ilyasa sebagai pewaris
Ayat Al-Quran Terkait
- QS. As-Saffat: 123-132
- QS. Al-An'am: 85
- QS. Sad: 48
- Atsar Israiliyat dari Kitab Raja-Raja
Sumber
- Al-Quran (sumber utama)
- Sirah Ibn Hisyam — Ibn Ishaq (public domain klasik)
- Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibn Katsir (public domain klasik)