Kisah Isa AS
Al-Masih (Yang Diurapi), Ulul Azmi
Ringkasan
Putra Maryam tanpa ayah, sebagai mukjizat. Penerima kitab Injil. Ulul Azmi.
Mukjizat
- **LAHIR TANPA AYAH** — mukjizat terbesar dari Maryam yang masih perawan
- **BERBICARA saat masih BAYI** membela ibunya yang dituduh berzina
- **MENYEMBUHKAN orang BUTA SEJAK LAHIR** dan penyakit KUSTA dengan izin Allah
- **MENGHIDUPKAN ORANG MATI** dengan izin Allah — orang yang sudah dikuburkan
- **MENCIPTAKAN BURUNG dari TANAH LIAT** lalu meniupnya — burung jadi hidup
- **MENURUNKAN HIDANGAN dari LANGIT** atas permintaan murid-muridnya (Hawariyun)
- Diberi **KITAB INJIL** yang asli (bukan Bibel/Injil yang dirubah orang Kristen kemudian)
- **DIANGKAT KE LANGIT** dalam keadaan hidup — bukan disalib
- Akan **TURUN KEMBALI** di akhir zaman untuk membantu Imam Mahdi melawan Dajjal
Kisah Pokok
**Latar belakang Maryam**: Ibu Isa, **MARYAM binti IMRAN**, adalah wanita yang sangat saleh — sejak kecil tinggal di **BAITUL MAQDIS** (Yerusalem) di bawah asuhan **NABI ZAKARIA AS** (paman Maryam). Maryam tinggal di **MIHRAB** (kamar khusus ibadah) di Baitul Maqdis, terus beribadah kepada Allah. Setiap kali Zakaria masuk ke mihrab, dia menemukan **MAKANAN BUAH-BUAHAN** — buah musim panas di musim dingin, buah musim dingin di musim panas! Zakaria bertanya: 'Dari mana ini?' Maryam menjawab: '**Dari sisi Allah** — sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa hisab' (QS. Ali Imran 37). **Kabar gembira dari Jibril**: Suatu hari, Maryam mengasingkan diri ke arah timur. **MALAIKAT JIBRIL** datang dalam wujud **MANUSIA SEMPURNA**. Maryam takut dan berkata: '**Aku berlindung kepada Yang Maha Pemurah dari kamu, jika kamu seorang yang bertakwa**' (QS. Maryam 18). Jibril menjawab: 'Sesungguhnya aku ini hanya seorang utusan Tuhanmu, untuk **memberikan seorang anak laki-laki yang suci**.' Maryam terkejut: '**Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia pun menyentuhku, dan aku bukan (pula) seorang pezina!**' Jibril menjawab: 'Demikianlah Tuhanmu berfirman: **Hal itu adalah mudah bagi-Ku**, dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami.' Lalu Jibril **meniupkan ruh** ke dalam baju Maryam — Allah menciptakan **JANIN ISA** di dalam rahim Maryam tanpa ayah! **Kelahiran Isa di bawah pohon kurma**: Saat hamil, Maryam menjauh dari masyarakat (sekitar 3 bulan, sebagian: 8 bulan). Saat akan melahirkan, Maryam **MENYANDARKAN diri ke pohon KURMA** dan mengeluh: '**Wahai, mudah-mudahan aku mati sebelum ini, dan menjadi sesuatu yang tidak berarti lagi dilupakan**!' (QS. Maryam 23). Allah berbicara kepadanya (lewat malaikat atau Isa di rahim): 'Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan **anak sungai DI BAWAHMU**. Goyangkan pangkal pohon kurma itu — niscaya pohon akan menggugurkan **BUAH KURMA YANG MASAK** kepadamu' (QS. Maryam 24-25). Maryam minum air sungai dan makan kurma — Isa AS lahir. **Tuduhan dan mukjizat bayi**: Maryam membawa bayi Isa kembali ke kaumnya. Mereka **MENUDUH** Maryam: 'Wahai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar! Wahai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina!' (QS. Maryam 27-28). Maryam **MENUNJUK ke bayi Isa**. Mereka mencemooh: 'Bagaimana kami akan berbicara dengan anak yang masih dalam ayunan?' **MUKJIZAT**: bayi Isa **BERBICARA**: '**Sesungguhnya aku adalah hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab (Injil) dan menjadikan aku seorang nabi. Dia menjadikan aku diberkati di mana saja aku berada, dan memerintahkan aku (mendirikan) sholat dan (membayar) zakat selama aku hidup. Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikanku orang yang sombong lagi celaka. Salam sejahtera atasku pada hari aku dilahirkan, hari aku meninggal, dan hari aku dibangkitkan hidup kembali**' (QS. Maryam 30-33). Tuduhan terhadap Maryam terbantahkan. **Dakwah Isa kepada Bani Israil**: Saat dewasa, Isa mulai berdakwah kepada Bani Israil. Pesan utamanya: **TAUHID** murni, **menyempurnakan Taurat**, dan kembali kepada Allah. Beliau diutus dengan banyak **MUKJIZAT**: (1) **Menyembuhkan orang BUTA SEJAK LAHIR** (al-akmah) dan KUSTA (al-abrash) dengan izin Allah, (2) **MENGHIDUPKAN ORANG MATI** dengan izin Allah — bahkan yang sudah dikuburkan (QS. Ali Imran 49), (3) **Membentuk BURUNG dari TANAH LIAT**, meniupnya — burung jadi hidup dengan izin Allah, (4) Memberitahu apa yang **dimakan dan disimpan** orang di rumahnya. Tujuan mukjizat: meyakinkan Bani Israil bahwa Isa adalah utusan Allah. **Hawariyun (murid-murid Isa)**: Sebagian Bani Israil beriman — disebut **HAWARIYUN** (12 murid utama). Mereka pernah meminta Isa: 'Wahai Isa, dapatkah Tuhanmu **MENURUNKAN HIDANGAN dari LANGIT** untuk kami?' Isa menegur: 'Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.' Tapi mereka tetap minta sebagai bukti. Isa berdoa: 'Ya Allah Tuhan kami, **TURUNKANLAH KEPADA KAMI HIDANGAN dari LANGIT** yang akan menjadi hari raya bagi kami...' Allah menjawab: '**Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu**' (QS. Al-Maidah 112-115). Hidangan turun, tapi Allah memperingatkan: 'Siapa yang KAFIR setelah ini, akan Aku siksa dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.' Itulah sebab nama surat ke-5 dalam Al-Quran adalah **'Al-Maidah'** (Hidangan). **Penolakan Yahudi dan upaya pembunuhan**: Mayoritas pendeta Yahudi **MENOLAK** Isa karena merasa kepemimpinan agama mereka terancam. Mereka memprovokasi gubernur Romawi (**Pontius Pilatus**) untuk **MENYALIB ISA** dengan tuduhan menyebarkan ajaran sesat dan mengaku raja Yahudi. Mereka mencari dan menangkap Isa di malam hari. **Pengangkatan Isa ke langit (TIDAK DISALIB)**: Pada saat genting, Allah **MENGANGKAT Isa ke LANGIT** dalam keadaan **HIDUP**! Allah berfirman: '**Wahai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanmu dan mengangkatmu kepada-Ku, serta MEMBERSIHKANMU dari orang-orang kafir**' (QS. Ali Imran 55). Yang TERTANGKAP dan **DISALIB** sebenarnya adalah orang yang Allah **SERUPAKAN WAJAHNYA seperti Isa**. Sebagian riwayat: **YUDAS ISKARIOT** (murid yang berkhianat) yang Allah ubah jadi mirip Isa untuk pembalasan. Yang disalib **MERASAKAN siksa salib** sambil mengucapkan kata-kata yang bingung. Bani Israil dan kemudian Kristen mengira itu Isa. **QS. An-Nisa 157-158** menegaskan: '**Mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang DISERUPAKAN dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu... Tetapi (yang sebenarnya) Allah telah MENGANGKAT Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana**.' **Doktrin Trinitas — bid'ah setelah Isa**: Setelah Isa diangkat, sebagian pengikutnya **MENGEDIT INJIL** dan menambahkan ajaran **TRINITAS** (Tuhan = Bapak + Anak + Roh Kudus). Ini adalah **PENYIMPANGAN** dari ajaran asli Isa yang murni tauhid. Quran berulang kali **MELURUSKAN** kesalahan ini: 'Sungguh kafirlah orang-orang yang berkata: Allah adalah salah satu dari yang tiga (Trinitas). Padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain Tuhan Yang Esa' (QS. Al-Maidah 73). **Turunnya Isa di akhir zaman**: Isa AS **AKAN TURUN KEMBALI** di akhir zaman — turun di **menara putih timur Damaskus** dengan kedua tangan di atas sayap dua malaikat. Tugasnya: (1) Membantu **IMAM MAHDI** memimpin Muslim, (2) **MEMBUNUH DAJJAL** (Antikristus) di pintu kota Lod (sekarang Israel), (3) **MENGHANCURKAN salib** dan menyatakan dirinya seorang **MUSLIM yang MENYEMBAH ALLAH SAJA**, (4) **MEMBUNUH BABI** dan menghapus jizyah (semua harus masuk Islam), (5) **MEMERINTAH ADIL** selama 40 tahun dengan ajaran tauhid murni, (6) Akhirnya wafat dan **DIMAKAMKAN di MAKAM KOSONG** di sebelah Rasulullah ﷺ di Masjid Nabawi (sudah disiapkan). **Kontroversi 'Allah punya anak'**: Quran sangat KERAS membantah klaim bahwa Isa adalah 'anak Allah'. QS. Maryam 88-92: '**Mereka berkata: Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat MUNGKAR — hampir-hampir LANGIT PECAH karenanya, BUMI BELAH, dan GUNUNG-GUNUNG RUNTUH, karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Padahal tidaklah patut Allah punya anak**'. Isa adalah **HAMBA dan UTUSAN** Allah, BUKAN tuhan, BUKAN anak tuhan.
Pelajaran
- 1**Allah Maha Kuasa** — bisa menciptakan manusia tanpa ayah (Isa) atau tanpa ibu-bapak (Adam)
- 2**Maryam adalah teladan WANITA SHALIHAH** — keimanan menyelamatkan dari fitnah
- 3**Mukjizat menghidupkan orang mati** dan menyembuhkan adalah BUKTI tauhid, bukan klaim ketuhanan Isa
- 4**Trinitas adalah penyimpangan** dari ajaran asli Isa yang tauhid murni
- 5**Allah melindungi nabi-Nya** — Isa diangkat ke langit, tidak disalib
- 6**Isa akan kembali** di akhir zaman sebagai Muslim yang membela tauhid
- 7**Berbicaralah kebenaran** meski orang-orang tidak suka — bayi Isa berbicara membela ibunya
- 8Setelah nabi wafat/diangkat, **bahaya pemalsuan ajaran** sangat tinggi — Quran terjaga
- 9**Allah Maha Mengangkat** orang shalih ke kedudukan mulia (Isa diangkat ke langit)
Ayat Al-Quran Terkait
- QS. Maryam: 16-40
- QS. Ali Imran: 33-63
- QS. Al-Maidah: 109-120
- QS. An-Nisa: 156-159
- QS. Al-Anbiya: 91-92
- QS. As-Saff: 14
Sumber
- Al-Quran (sumber utama)
- Sirah Ibn Hisyam — Ibn Ishaq (public domain klasik)
- Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibn Katsir (public domain klasik)