MuslimKita
Semua 25 Nabi
Nabi ke-9

Kisah Ishaq AS

Palestina
Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026

Ringkasan

Putra Nabi Ibrahim dari Sarah. Leluhur Bani Israil — termasuk Musa, Harun, Daud, Sulaiman, Isa.

Mukjizat

  • **LAHIR dari IBU YANG SANGAT TUA** — Sarah berusia ~90 tahun, Ibrahim ~100 tahun
  • Sarah **TERTAWA tidak percaya** saat malaikat memberitahu kabar kelahiran (QS. Hud 71)
  • Diberi nama **'Ishaq'** (artinya 'tertawa') karena Sarah tertawa terbahak saat menerima kabar
  • Diberi keturunan yang **MEMUAT BANYAK NABI** — Ya'qub dan keturunannya (12 suku Bani Israil)
  • **Saudara kandung** Ismail tapi dari ibu berbeda — kakak adik dari Ibrahim

Kisah Pokok

**Kabar gembira di tengah keputusasaan**: Sarah, istri Ibrahim, **MANDUL** dan sudah berusia ~90 tahun saat mendapat **KABAR GEMBIRA** dari malaikat (yang sebelumnya datang untuk azab kaum Lut). Malaikat mendatangi Ibrahim dan Sarah, mengabarkan: 'Sesungguhnya kami mengabarkan kepadamu kabar gembira tentang seorang anak laki-laki yang amat sabar' (QS. Ash-Shaffat 101). Sarah yang sedang berdiri **TERTAWA TIDAK PERCAYA**: '**Aih, betapa mengherankan! Apakah aku akan melahirkan padahal aku adalah perempuan tua, dan suamiku ini juga sudah tua? Sesungguhnya ini adalah suatu yang sangat aneh**' (QS. Hud 72). Malaikat menjawab: 'Apakah engkau MERASA HERAN tentang ketetapan Allah? Itu adalah rahmat Allah dan keberkahan-Nya kepada kalian, hai keluarga rumah ini' (QS. Hud 73). Karena Sarah TERTAWA, anak yang lahir dinamai **'ISHAQ'** — yang dalam bahasa Ibrani/Arab kuno berarti 'TERTAWA' atau 'dia akan tertawa'. **Kelahiran Ishaq**: Tepat seperti dijanjikan, **ISHAQ AS lahir** saat Ibrahim ~100 tahun dan Sarah ~90 tahun — **MUKJIZAT KEHAMILAN di USIA TUA** yang tidak akan dilupakan dalam sejarah Abrahamic. Ishaq tumbuh sebagai anak yang **SANGAT SALEH**, di Palestina/Kana'an. Berbeda dengan Ismail yang dibesarkan di Mekah, Ishaq tinggal bersama Ibrahim dan Sarah di Hebron (Khalil). **Pewaris dakwah Ibrahim**: Ishaq belajar tauhid dari ayahnya, dan setelah Ibrahim wafat, **MELANJUTKAN DAKWAH** di Palestina dan sekitarnya. Beliau dikenal sebagai **NABI yang LEMBUT, BIJAK, dan SABAR** seperti ayahnya. Allah berfirman: 'Dan Kami anugerahkan kepada Ishaq dan Ya'qub. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk' (QS. Al-An'am 84). **Pernikahan dengan Rifqah (Rebecca)**: Ishaq menikah dengan **RIFQAH binti BATU'IL** dari keluarga di Babilonia/Iraq (sebagian: Aram). Pernikahan ini diatur oleh Ibrahim agar Ishaq tetap menikah dengan wanita dari keluarga **TAUHID**. Mereka **MANDUL** untuk waktu lama. Ishaq berdoa kepada Allah, dan akhirnya Rifqah hamil dengan **ANAK KEMBAR**. **Putra-putra Ishaq — Ya'qub dan Esau**: Rifqah melahirkan **KEMBAR TIDAK IDENTIK**: (1) **AYS (ESAU)** — yang lahir pertama, badannya berbulu lebat dan merah-coklat (jadi leluhur bangsa **EDOM/Bani Esau**, yang kemudian terkait dengan bangsa Romawi dalam sebagian tradisi), (2) **YA'QUB (YAKUB)** — yang lahir kedua, sambil memegang tumit kakaknya (nama Ya'qub berarti 'memegang tumit' atau 'pengganti'). Allah memilih **YA'QUB** sebagai PEWARIS NUBUWAH (kenabian), bukan Esau. Ya'qub kemudian dijuluki **'ISRAIL'** (Hamba Allah) — leluhur **12 SUKU BANI ISRAIL**, yang dari mereka muncul nabi-nabi besar: Yusuf, Musa, Harun, Daud, Sulaiman, Zakaria, Yahya, hingga Isa AS. **Konflik kakak-adik dan rencana Rifqah**: Tradisi Yahudi-Kristen mencatat (sebagian masuk ke literatur Israiliyat Islam): saat Ishaq tua dan **BUTA**, dia bermaksud memberi **berkat warisan** kepada Esau (anak sulung kesayangannya). Tapi Rifqah, yang tahu Ya'qub yang dipilih Allah, **menyamarkan Ya'qub agar terlihat seperti Esau** (memakai bulu kambing). Ishaq memberi berkat kepada Ya'qub. Saat Esau pulang dan tahu, sangat marah. Ya'qub **MELARIKAN DIRI** ke Aram (Iraq) ke pamannya Laban. Inilah awal kisah **YA'QUB di RANTAU**. **Wafat dan warisan**: Ishaq AS wafat dalam usia ~180 tahun (sebagian: 175), dimakamkan di **GUA MAKHPELA** di **HEBRON (Al-Khalil)** bersama ayahnya Ibrahim, ibunya Sarah, dan kemudian istrinya Rifqah serta cucunya Ya'qub. Hingga kini, **MAKAM PARA NABI** di Hebron dijaga sebagai tempat ziarah suci umat Islam, Yahudi, dan Kristen — meski sering jadi titik konflik politik. Dari Ishaq → Ya'qub → 12 suku → muncul **mayoritas nabi-nabi BANI ISRAIL** dalam sejarah, sementara dari Ismail → Adnan → muncul Nabi Muhammad ﷺ.

Pelajaran

  • 1**Allah Maha Kuasa** atas segala sesuatu — usia tua tidak halangan untuk dapat keturunan
  • 2**Doa orang shaleh** terkabul, meskipun dalam waktu yang sangat panjang
  • 3**Nasab nabi-nabi** adalah amanah Allah — pilihan Ilahi, bukan tradisi keluarga
  • 4**Tidak boleh putus asa** dari rahmat Allah — Sarah hampir putus asa di usia 90
  • 5**Saling memuliakan keluarga** — Ishaq dan Ismail tetap saling kunjung meski beda ibu
  • 6**Pernikahan dengan keluarga shaleh** penting — Ishaq menikah dengan Rifqah dari keluarga tauhid
  • 7Allah memilih **siapa yang Dia kehendaki** sebagai nabi — Ya'qub dipilih dari Esau
  • 8**Hebron (Al-Khalil)** dimuliakan sebagai tempat para nabi Bani Israil dimakamkan

Ayat Al-Quran Terkait

  • QS. Hud: 69-73
  • QS. Ash-Shaffat: 112-113
  • QS. Al-Baqarah: 132-133
  • QS. Al-An'am: 84
  • QS. Maryam: 49-50
  • QS. Al-Anbiya: 72-73

Sumber

  • Al-Quran (sumber utama)
  • Sirah Ibn Hisyam — Ibn Ishaq (public domain klasik)
  • Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibn Katsir (public domain klasik)