MuslimKita
Semua 25 Nabi
Nabi ke-14

Kisah Musa AS

Kalimullah (Yang Berbicara dengan Allah), Ulul Azmi

Mesir → SinaiUmur: 120 tahun
Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026

Ringkasan

Nabi yang menyelamatkan Bani Israil dari Fir'aun. Penerima Taurat. Ulul Azmi.

Mukjizat

  • **Tongkat menjadi ULAR RAKSASA** yang menelan semua ular tukang sihir Fir'aun
  • **Tangan BERCAHAYA** putih (al-yad al-baidha) saat dikeluarkan dari saku
  • **MEMBELAH LAUT MERAH** dengan pukulan tongkat — Bani Israil lewat, Fir'aun tenggelam
  • Mengeluarkan **12 mata air dari BATU** untuk 12 suku Bani Israil di gurun
  • Diturunkan **MANNA dan SALWA** (manna seperti madu, salwa burung puyuh) di Sinai
  • **BERBICARA LANGSUNG dengan Allah** di Gunung Sinai/Tursina — gelar Kalimullah
  • Menerima **TAURAT** — kitab suci Bani Israil
  • **9 mukjizat penyiksaan Mesir**: banjir, belalang, kutu, katak, darah, kabut, kematian anak sulung, tongkat, tangan bercahaya
  • **Tongkat berubah jadi naga**, lalu kembali jadi tongkat

Kisah Pokok

**Latar belakang Bani Israil di Mesir**: Setelah Yusuf wafat, Bani Israil tinggal di Mesir berkembang menjadi suku besar (~600.000 orang). Setelah dinasti Hyksos tumbang, **Fir'aun BARU** (sebagian: **Ramses II**) berkuasa dan **MENINDAS Bani Israil** sebagai budak — dipekerjakan paksa membangun kota dan piramida. Fir'aun bermimpi bahwa **anak laki-laki dari Bani Israil** akan menggulingkan kerajaannya. Maka dia memerintahkan: '**SETIAP BAYI LAKI-LAKI Bani Israil yang lahir HARUS DIBUNUH**.' **Kelahiran Musa**: **Yokhebed** (atau Yukabad), istri Imran, melahirkan Musa di tengah kebijakan kejam itu. Allah memberi **ILHAM kepada ibunya**: '**Susuilah dia, dan jika kamu khawatir, hanyutkan ke sungai (Nil)**' (QS. Al-Qasas 7). Yokhebed dengan iman yang kuat **MELETAKKAN Musa di kotak kayu** dan **MENGHANYUTKAN ke Sungai Nil**. **Maryam (Miryam, kakak Musa)** mengikuti dari jauh. **Asiya (istri Fir'aun yang shalih)** menemukan kotak itu dan **JATUH CINTA pada bayi**. Fir'aun semula mau membunuh, tapi Asiya memohon: 'Jangan bunuh, dia akan jadi penyenang hati kita.' Asiya **mencari ibu susu**, tapi bayi tidak mau menyusu siapa pun. Maryam menyarankan ibunya sendiri (Yokhebed) — Musa **kembali disusui ibunya** sambil dibayar oleh istana! Mukjizat Allah: bayi diselamatkan justru oleh **musuh terbesarnya**. **Tumbuh di istana Fir'aun**: Musa tumbuh besar di istana sebagai 'pangeran adopsi' Fir'aun — tapi tahu identitas aslinya. Saat dewasa, **MELIHAT seorang Mesir MEMUKUL Bani Israil**. Musa **TIDAK SENGAJA membunuh** orang Mesir itu dengan satu pukulan (QS. Al-Qasas 15). Beliau menyesal: 'Ini perbuatan setan, sungguh setan adalah musuh yang menyesatkan dengan nyata.' Berdoa: 'Ya Tuhan, ampuni aku.' Tetapi kabar tersebar — Fir'aun memerintahkan **MENANGKAP MUSA** untuk dieksekusi. Musa **MELARIKAN DIRI** ke **MADYAN** (utara Arabia, sekarang Saudi). **Madyan dan pernikahan**: Di Madyan, Musa membantu **DUA WANITA** mengambil air dari sumur — para wanita itu menunggu lama karena para gembala laki-laki tidak mau memberi giliran. Wanita-wanita itu adalah putri **Nabi Syu'aib AS**. Syu'aib menerima Musa dengan baik, **MENIKAHKAN dengan PUTRINYA** (Shafura/Tsipporah), dengan mahar 8 atau 10 tahun mengembala ternak. Musa hidup tenang di Madyan **10 tahun**. **Pengutusan di Gunung Tursina**: Saat keluarga Musa pindah dari Madyan kembali ke Mesir, di tengah perjalanan di **Gunung TURSINA (Sinai)**, mereka tersesat di malam dingin. Musa melihat **API** dari kejauhan. Ia mendekat untuk minta arah dan ranting api. Saat sampai, **TIDAK ADA API SUNGGUHAN** — itu adalah CAHAYA dari Allah. **Allah BERBICARA LANGSUNG** kepada Musa: '**Wahai Musa, sesungguhnya Aku-lah Allah, Tuhan semesta alam**' (QS. Al-Qasas 30). Musa diberi **2 MUKJIZAT**: (1) Tongkatnya menjadi **ULAR RAKSASA** lalu kembali jadi tongkat, (2) Tangannya **BERCAHAYA PUTIH** saat dikeluarkan dari saku. Allah memerintahkan: '**Pergi kepada Fir'aun, sesungguhnya dia melampaui batas**.' Musa minta Allah mengangkat **HARUN AS** (kakak Musa, lebih fasih bicara) sebagai pendukungnya — Allah mengabulkan. **Konfrontasi dengan Fir'aun**: Musa dan Harun mendatangi istana Fir'aun. Mereka menyampaikan: '**Kami adalah utusan Tuhan semesta alam — Lepaskan Bani Israil**.' Fir'aun **MENGEJEK**: 'Tidakkah kami yang membesarkanmu, dan kamu telah membunuh seorang dari kami?' Lalu Fir'aun mengaku diri **TUHAN**: '**ANA RABBUKUM AL-A'LA**' — Aku adalah Tuhan kalian yang paling tinggi! (QS. An-Nazi'at 24). Dia memerintahkan **TUKANG SIHIR TERBAIK Mesir** untuk melawan Musa di hari raya. **DUEL SIHIR**: tukang sihir melempar tongkat — jadi ular kecil banyak. Musa melempar tongkat — jadi **ULAR RAKSASA** yang **MENELAN SEMUA ular sihir**. Tukang sihir TERPESONA — **mereka SUJUD masuk Islam** di hadapan Fir'aun! Fir'aun marah, **MENYIKSA dan MEMBUNUH** mereka semua. **9 Penyiksaan/Mukjizat di Mesir**: Karena Fir'aun tetap menolak, Allah turunkan **9 mukjizat azab** ke Mesir: (1) Sungai Nil dan air **MENJADI DARAH** (hanya untuk Mesir, tidak untuk Bani Israil), (2) **KATAK** memenuhi rumah dan makanan, (3) **KUTU** menyerang manusia dan ternak, (4) **BELALANG** memakan tanaman, (5) **HUJAN BATU/banjir**, (6) **PENYAKIT** kulit, (7) **KEMATIAN ANAK SULUNG** Mesir dalam satu malam, (8) Tongkat jadi ular, (9) Tangan bercahaya. Setiap kali azab datang, Fir'aun janji **lepaskan Bani Israil** — tapi setelah azab dihilangkan, dia **INGKAR JANJI**. **Eksodus dan membelah Laut Merah**: Allah memerintahkan Musa membawa Bani Israil **KELUAR DARI MESIR di MALAM HARI**. Mereka pergi sekitar **600.000 orang** (sebagian: 1.2 juta) ke arah Sinai. Fir'aun mengetahui, mengejar dengan **PASUKAN BESAR berkuda dan berkereta**. Bani Israil sampai di tepi **LAUT MERAH** — tidak ada jalan lagi. **PANIK**! Fir'aun di belakang, laut di depan. Beberapa orang mengeluh: 'Sungguh kita pasti tertangkap!' Musa menjawab dengan iman tegas: '**TIDAK!** Sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk' (QS. Asy-Syu'ara 62). Allah memerintahkan: '**Pukulkan TONGKATMU ke laut**.' Musa memukul — **LAUT TERBELAH menjadi 12 jalan kering** (untuk 12 suku Bani Israil), dengan air tergantung seperti gunung di kanan-kiri. Bani Israil **LEWAT**. Saat Fir'aun dan pasukannya masuk mengejar, Allah **MENUTUP KEMBALI laut** — Fir'aun dan pasukannya **TENGGELAM SEMUA**. Saat akan tenggelam, Fir'aun berseru: 'Aku beriman tidak ada Tuhan selain yang diimani Bani Israil!' Allah menolak: '**Sekarang baru kamu beriman? Padahal sebelumnya kamu durhaka. MAKA HARI INI Kami selamatkan TUBUHMU agar kamu jadi PELAJARAN bagi orang-orang setelahmu**' (QS. Yunus 91-92). **JASAD Fir'aun masih ada hingga kini** sebagai mumi yang dipajang di Museum Mesir! **Sinai dan Taurat**: Bani Israil tiba di Sinai. Allah memberi mereka **MANNA dan SALWA** (manna seperti madu, salwa burung puyuh) yang turun dari langit setiap hari, dan **12 mata air** dari batu yang dipukul Musa. Musa pergi ke puncak Tursina selama **40 HARI** untuk menerima **TAURAT** (10 Perintah dan hukum). Saat itu, Bani Israil dipimpin Harun. **TRAGEDI**: tukang sihir Mesir **Samiri** membuat **PATUNG ANAK SAPI EMAS** (al-'ijl) dari perhiasan, mengaku itulah Tuhan! Banyak Bani Israil **kembali menyembah berhala**! Saat Musa kembali, marah besar — melempar lembaran Taurat, **MENJEWER janggut Harun** (Harun menjelaskan: 'Mereka mau membunuhku jika aku menghalangi'). Musa menghancurkan patung anak sapi, abunya dibakar dan dilempar ke laut. **Pelaku-pelaku utama dieksekusi** — sebagai pelajaran. **Pengembaraan 40 tahun di Sinai**: Bani Israil menolak masuk **TANAH PERJANJIAN (Palestina)** karena takut dengan penduduknya yang besar dan kuat. Mereka berkata: 'Pergilah kau dan Tuhanmu bertarung sendiri, kami tunggu di sini.' Allah mengazab mereka dengan **40 TAHUN MENGEMBARA** di gurun Sinai. Generasi yang lemah iman wafat di gurun. Musa juga wafat di gurun Sinai (sekitar Gunung Nebo) — tidak masuk Tanah Perjanjian. Yang membawa Bani Israil masuk tanah perjanjian adalah **YUSYA' BIN NUN** (Joshua), murid Musa. **Pertemuan Musa dengan Khidir**: Sebelum eksodus, Musa pernah bertemu **KHIDIR AS** (sebagian ulama: hamba Allah yang dipanjangkan umurnya). Allah mengirim Musa kepada Khidir untuk **belajar SABAR dan ILMU GHAIB**. Tiga peristiwa aneh: (1) Khidir **MELUBANGI perahu** orang miskin, (2) **MEMBUNUH anak kecil**, (3) **MEMPERBAIKI dinding** tanpa imbalan di kota yang menolak mereka. Musa tidak sabar bertanya — Khidir akhirnya menjelaskan: (1) Perahu dilubangi agar **TIDAK DIRAMPAS** raja zalim, (2) Anak itu **AKAN DURHAKA** kepada orang tuanya yang shaleh, dibunuh agar diganti anak yang lebih baik, (3) Di bawah dinding ada **HARTA WARISAN ANAK YATIM** yang harus dijaga. **Pelajaran**: tidak semua takdir Allah bisa kita pahami — sabar. Kisah Musa AS adalah kisah yang **PALING SERING DISEBUT** dalam Al-Quran (~136 ayat membahas Musa) — paling lengkap dan menjadi pelajaran sentral tentang perjuangan kebenaran melawan tirani.

Pelajaran

  • 1**Allah menyelamatkan** orang-orang lemah dari penindasan — Bani Israil dari Fir'aun
  • 2**Tirani pasti tumbang** oleh kebenaran — Fir'aun yang mengaku tuhan tenggelam tanpa daya
  • 3**Mukjizat dan tanda Allah** selalu jelas bagi yang mau melihat — 9 mukjizat di Mesir
  • 4**Sabar dalam dakwah** meski kaum sendiri sering ingkar — Bani Israil sering durhaka kepada Musa
  • 5**Iman ibu Musa** menyelamatkan anaknya — meletakkan bayi di sungai dengan tawakal
  • 6**Pertolongan Allah datang dari arah tak terduga** — Musa dibesarkan oleh musuh terbesarnya
  • 7**Tidak semua takdir bisa dipahami** — pelajaran dari Khidir AS
  • 8**Janji palsu** (Fir'aun) tidak diterima Allah — taubat di akhir kematian terlambat
  • 9**Pemimpin sejati** tidak takut menghadapi tirani — Musa mengkonfrontasi Fir'aun langsung

Ayat Al-Quran Terkait

  • QS. Al-Qasas: 1-50
  • QS. Thaha: 1-99
  • QS. Asy-Syu'ara: 10-68
  • QS. Al-A'raf: 103-156
  • QS. Al-Kahfi: 60-82 (Musa & Khidir)
  • QS. Yunus: 90-92 (Fir'aun tenggelam)

Sumber

  • Al-Quran (sumber utama)
  • Sirah Ibn Hisyam — Ibn Ishaq (public domain klasik)
  • Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibn Katsir (public domain klasik)