MuslimKita
Semua 25 Nabi
Nabi ke-5

Kisah Shaleh AS

Hijr (kaum Tsamud)
Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026

Ringkasan

Diutus kepada kaum Tsamud yang ahli memahat batu menjadi rumah-rumah megah.

Mukjizat

  • **MEMUNCULKAN UNTA BETINA dari BATU** sebagai bukti kerasulan — atas permintaan kaumnya sendiri
  • Unta tersebut **MENGHASILKAN SUSU MELIMPAH** untuk semua orang dalam kota
  • Unta tersebut bisa **MINUM AIR satu kota dalam SEHARI** — minum sehari, manusia minum sehari
  • **Doa kabul** dengan turunnya azab tepat 3 hari setelah peringatan
  • **Selamat dari shaihah** (suara petir dahsyat) yang membinasakan seluruh kaum Tsamud

Kisah Pokok

**Latar belakang kaum Tsamud**: Setelah kaum 'Ad dibinasakan, **Tsamud** muncul sebagai pewaris kebudayaan dan teknologi mereka di wilayah **HIJR** (sekarang **MADAIN SHALEH** di Saudi Arabia, sekitar 380 km utara Madinah). Allah memberi mereka kelebihan: (1) **AHLI ARSITEKTUR BATU** — memahat **GUNUNG-GUNUNG menjadi RUMAH-RUMAH MEGAH** dengan pilar dan ukiran rumit (situs ini masih ada hingga kini sebagai **UNESCO World Heritage Site** Saudi Arabia, sangat mirip dengan Petra di Yordania), (2) **Lahan subur** dengan banyak mata air, kebun, dan kurma, (3) **Ekonomi makmur**, (4) **Tubuh kuat** — sehat dan panjang umur. Tapi mereka menyembah **BERHALA-BERHALA** yang dipahat dari batu dan **MENOLAK TAUHID**. **Pengutusan Shaleh**: Shaleh adalah dari kalangan kaum sendiri — **TERHORMAT, BIJAK, DAN BERWIBAWA**. Sebelum diangkat jadi nabi, mereka SUKA dan ANDALKAN beliau untuk menyelesaikan masalah. Tapi setelah Shaleh berdakwah tauhid, banyak yang **MENJAUH dan MEMUSUHI**. Hanya sebagian kecil yang beriman. Shaleh terus menyeru: '**Wahai kaumku, sembahlah Allah saja, tidak ada Tuhan selain Dia. Sungguh telah datang BUKTI yang nyata kepadamu dari Tuhanmu**' (QS. Al-A'raf 73). **Tantangan: minta mukjizat**: Para pemuka Tsamud yang menolak menantang Shaleh: 'Jika kau benar nabi, **KELUARKAN UNTA BETINA dari BATU GUNUNG itu** — maka kami akan beriman.' Mereka pikir ini **MUSTAHIL**. Shaleh berdoa kepada Allah, dan Allah **MENGABULKAN** dengan mukjizat luar biasa: **BATU GUNUNG TERBELAH** dan keluarlah seekor **UNTA BETINA YANG BESAR dan SEDANG HAMIL** (sebagian: dengan anaknya yang sudah hidup di dalamnya)! Pemuka kaum tertegun. **Aturan tentang unta Allah (Naqatullah)**: Shaleh memerintahkan: (1) **JANGAN GANGGU UNTA INI** — biarkan ia hidup bebas, (2) Sumber air kota dibagi: **UNTA MINUM SEHARI, manusia dan ternak SEHARI BERIKUTNYA** secara bergantian, (3) **Minum SUSU UNTA** dengan bebas — susu unta itu cukup untuk seluruh kota dalam sehari (mukjizat). Untuk beberapa lama, ini berjalan dengan baik. Sebagian beriman, tapi para pemuka kaum **MEMBENCI** unta itu karena dianggap **'MENGGANGGU jadwal mereka'**. **Komplotan membunuh unta**: 9 ORANG JAHAT (al-tis'ah ar-raht — QS. An-Naml 48) merencanakan **MEMBUNUH UNTA** dan membunuh Shaleh. **QIDAR BIN SALIF** (yang paling celaka) menjadi eksekutor. Mereka memanah dan menyembelih unta itu, **TERTAWA dengan kemenangan**, lalu memberi tahu masyarakat seolah unta itu jadi musibah. Mereka juga **MENANTANG** Shaleh: '**Datangkan azab Allah jika kau benar nabi!**' (QS. Al-A'raf 77). **Peringatan 3 hari**: Shaleh berkata dengan **SEDIH dan TEGAS**: '**BERSENANG-SENANGLAH kalian di rumah-rumah kalian SELAMA 3 HARI**. Itu adalah JANJI yang tidak bisa didustakan' (QS. Hud 65). 9 pemuka kaum mengejek: '**3 hari? Lihat saja**.' Mereka bahkan merencanakan **MEMBUNUH SHALEH dan keluarganya** sebelum 3 hari habis (QS. An-Naml 49) — tapi Allah menggagalkan rencana mereka. **Tanda-tanda 3 hari**: HARI PERTAMA: wajah mereka **MENJADI KUNING**. HARI KEDUA: wajah **MENJADI MERAH**. HARI KETIGA: wajah **MENJADI HITAM**. Mereka panik tapi tetap **MENOLAK BERTAUBAT**. Pada **HARI KEEMPAT** (sebelum matahari terbit), Allah menurunkan **SHAIHAH** — suara petir/getaran sangat dahsyat dari langit yang **MEMECAHKAN HATI dan TELINGA**. Seluruh kaum Tsamud **MATI di tempat dalam sekejap**, tubuh mereka tergeletak di rumah-rumah batu yang mereka banggakan (QS. Hud 67). Allah berfirman: 'Mereka **bergelimpangan** di rumah mereka, seakan-akan mereka belum pernah berdiam di situ' (QS. Hud 68). **Shaleh dan pengikutnya selamat**: Shaleh AS dan **120 pengikutnya yang beriman** **HIJRAH** keluar dari Hijr menuju Palestina sebelum azab. Beliau melanjutkan dakwah sampai wafat di sana. **Madain Shaleh hari ini**: Lokasi rumah-rumah batu kaum Tsamud (Hijr/Madain Shaleh/AlUla) masih utuh — UNESCO Heritage. Rasulullah ﷺ saat melewati Madain Shaleh dalam perjalanan Tabuk **MENUTUP wajahnya** dan memerintahkan sahabat **TIDAK MASUK** kecuali sambil menangis (HR. Bukhari) — sebagai pelajaran bahwa tempat azab Allah harus diperlakukan dengan rasa takut, bukan wisata.

Pelajaran

  • 1**Kemampuan teknis tinggi** (arsitektur batu) tidak menyelamatkan tanpa iman
  • 2**Melanggar perintah Allah** membawa kebinasaan — Tsamud menyembelih unta Allah
  • 3**Allah selalu memberi kesempatan** dengan tanda-tanda yang jelas — peringatan 3 hari
  • 4**Mukjizat tidak menjamin iman** — kaum Tsamud lihat unta dari batu pun masih kafir
  • 5**Pemuka kaum** sering jadi penggerak kekufuran — 9 orang celaka di Tsamud
  • 6**Tempat azab** harus diingat sebagai pelajaran, bukan tempat hiburan — Rasul menutup wajah saat lewat
  • 7**Wajah berubah warna** sebagai peringatan — Allah memberi 3 hari kesempatan terakhir
  • 8**Penemuan arkeologi** (Madain Shaleh) menguatkan Al-Quran — bukti nyata kisah ini

Ayat Al-Quran Terkait

  • QS. Hud: 61-68
  • QS. Al-A'raf: 73-79
  • QS. An-Naml: 45-53
  • QS. Asy-Syu'ara: 141-159
  • QS. Al-Qamar: 23-32
  • QS. Asy-Syams: 11-15

Sumber

  • Al-Quran (sumber utama)
  • Sirah Ibn Hisyam — Ibn Ishaq (public domain klasik)
  • Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibn Katsir (public domain klasik)