Kisah Zakaria AS
Ringkasan
Penjaga Maryam (ibu Isa) di Mihrab. Allah karuniai putra (Yahya) di usia tua.
Mukjizat
- **Memiliki PUTRA (YAHYA AS)** di usia ~99-100 tahun, padahal istrinya MANDUL — mukjizat besar
- **TIDAK BISA BICARA selama 3 HARI kecuali dengan ISYARAT** sebagai tanda kehamilan istri (QS. Maryam 10)
- **Penjaga MARYAM** di Mihrab Bait Maqdis — orang shalih yang dipercaya Allah
- **Doa di USIA TUA** dikabulkan saat semua manusia menganggap mustahil
- Diberi **YAHYA** yang nama itu **BELUM PERNAH** ada sebelumnya (QS. Maryam 7)
- Wafat **MARTIR** dibunuh karena membela kebenaran (sebagian riwayat)
- **Kakek IBU dari Yahya AS** dan **PAMAN MARYAM** (ibu Isa AS) — terkait nubuwah Isa
Kisah Pokok
**Latar belakang — penjaga Maryam**: Zakaria AS adalah keturunan **HARUN AS** (saudara Musa), termasuk dalam **suku LEWI** yang dipercayakan **PEKERJAAN IMAM** (pendeta) di **BAITUL MAQDIS** (Yerusalem). Beliau menikah dengan **AISYA** (atau **ELISABETH** dalam tradisi Yahudi-Kristen), seorang wanita shalihah. Mereka **MANDUL** seumur hidup, dan saat itu sudah **SANGAT TUA** — Zakaria ~99 tahun, istrinya juga sudah lanjut usia. **Saat Maryam dilahirkan**, ibunya — **HANA istri IMRAN** — telah **BERNAZAR** menyerahkan anaknya untuk **MENGABDI di BAITUL MAQDIS**. Saat Maryam lahir perempuan (Hana mengharap laki-laki), tetap dia serahkan dengan iman. Para pemuka Bait Maqdis bertengkar **SIAPA YANG AKAN MENGASUH MARYAM**. Mereka **MELEMPARKAN PENA** ke sungai untuk diundi siapa pengasuhnya. **PENA ZAKARIA TENGGELAM PALING DALAM** (dalam riwayat lain: timbul terbalik) — beliau yang dipilih (QS. Ali Imran 44). **Mukjizat rezeki Maryam**: Zakaria membangun **MIHRAB** (kamar khusus) untuk Maryam di Baitul Maqdis di mana ia beribadah. Setiap kali Zakaria masuk ke mihrab, beliau menemukan **MAKANAN BUAH-BUAHAN** yang **TIDAK PADA MUSIMNYA** — buah musim panas di musim dingin, buah musim dingin di musim panas! Zakaria heran bertanya: '**Wahai Maryam, dari mana kamu memperoleh ini?**' Maryam menjawab: '**Itu dari sisi ALLAH** — sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa hisab' (QS. Ali Imran 37). **Inspirasi untuk berdoa**: Melihat **REZEKI YANG TIDAK MASUK AKAL** untuk Maryam, Zakaria **TERINSPIRASI**: 'Jika Allah bisa memberi buah-buahan di luar musim untuk anak yatim ini, **mengapa tidak Allah memberi aku KETURUNAN** di usia tua?' Zakaria **TIDAK PUTUS HARAPAN** meskipun secara biologis sudah mustahil. Beliau berdoa **DI MIHRAB**, dengan **SUARA TENANG dan LEMBUT** (bukan teriak): '**Ya Tuhanku, sesungguhnya tulang-tulangku telah lemah, kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku tidak pernah merasa kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku. Sungguh aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang MANDUL. Maka anugerahkanlah aku dari sisi-Mu seorang putra**' (QS. Maryam 4-5). **Allah mengabulkan**: Saat Zakaria sedang **SHOLAT di MIHRAB**, **MALAIKAT MEMANGGIL** dengan kabar gembira: '**Wahai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki yang namanya YAHYA — Kami tidak pernah memberi nama itu kepada seorang pun sebelumnya**' (QS. Maryam 7). Zakaria **HERAN dan TIDAK PERCAYA**: 'Bagaimana akan ada anak laki-laki bagiku, padahal istriku adalah MANDUL dan aku sudah sangat tua?' Allah menjawab: '**Demikianlah Tuhanmu berfirman: Hal itu adalah MUDAH bagi-Ku — sungguh, Aku telah menciptakan kamu sebelumnya, padahal kamu (waktu itu) belum ada sama sekali**' (QS. Maryam 9). **Tanda 3 hari tidak bisa bicara**: Zakaria meminta **TANDA** agar tahu kabar gembira itu BENAR. Allah memberi tanda: '**TANDA bagimu adalah engkau TIDAK BISA BERBICARA dengan manusia selama 3 HARI**' kecuali dengan **ISYARAT/gerakan** (QS. Maryam 10). Tanda ini berarti: walaupun Zakaria **SEHAT TIDAK SAKIT**, dia **TIDAK BISA mengeluarkan SUARA UCAPAN MANUSIA** — hanya bisa **berdzikir dan bertasbih kepada ALLAH** dalam hati dan mulut. Selama 3 hari itu, beliau **HANYA bisa BERDZIKIR**, tidak bisa berbicara dengan kerabat atau jamaah. Pas 3 hari berlalu, **kemampuan bicara KEMBALI** dan **AISYA HAMIL** — mukjizat sempurna. **Kelahiran Yahya**: Allah memberi nama **YAHYA** (artinya: 'akan hidup' atau 'dia hidup') — nama yang **BELUM PERNAH ADA** dalam tradisi Bani Israil. Yahya tumbuh menjadi nabi yang **SANGAT ZUHUD dan TAQWA** sejak kecil (lihat kisah Nabi Yahya untuk detail). **Hubungan dengan Maryam dan Isa**: Karena **AISYA** (istri Zakaria) adalah **SAUDARA dari ANNA** (ibu Maryam), maka **MARYAM adalah keponakan Aisya**. Yahya dan Isa adalah **SEPUPU** — keduanya nabi yang lahir di waktu yang berdekatan (Yahya sekitar 6 bulan lebih tua dari Isa). Saat Yahya dewasa, dia **MENYAKSIKAN dakwah ISA** dan ikut mendukungnya. **Akhir hidup Zakaria — martir**: Sebagian riwayat (Israiliyat): saat **HEROD** (raja kafir Bani Israil yang dipengaruhi Romawi) ingin menikahi keponakannya sendiri (saudara perempuan dari saudaranya), **YAHYA dan ZAKARIA MENENTANG** karena ini **HARAM** dalam syariat. Herod memerintahkan **EKSEKUSI Yahya** terlebih dahulu (lihat kisah Yahya). Ketika **PARA TENTARA mengejar ZAKARIA**, beliau **bersembunyi di POHON BESAR** yang terbelah ajaib. Setan menunjukkan tempat persembunyian, dan **POHON DIGERGAJI** dengan Zakaria di dalamnya — beliau **MARTIR**. Sebagian riwayat lain: Zakaria wafat secara alami sebelum tragedi Yahya. **Wallahu a'lam**. **Wafat dan warisan**: Zakaria AS adalah **TELADAN ORANG YANG TIDAK PUTUS ASA** dari rahmat Allah. Doanya di QS. Maryam 4-6 jadi **DOA POPULER** untuk: orang yang **BELUM PUNYA ANAK**, **PASANGAN YANG MANDUL**, atau **YANG INGIN KETURUNAN SHALIH**. Makam beliau di **MASJID UMAYYAH, DAMASKUS** (sebagian: di Aleppo, Suriah).
Pelajaran
- 1**Tidak ada BATAS USIA** untuk berdoa kepada Allah — Zakaria 99 tahun masih meminta keturunan
- 2**Allah Maha Kuasa** atas segala sesuatu — bahkan keajaiban biologis
- 3**Doa yang TULUS** pasti dikabulkan dengan cara terbaik — meski tampak mustahil
- 4**Inspirasi dari Maryam** — melihat mukjizat orang lain bisa membangkitkan iman dan doa
- 5**Doa di tempat ibadah** lebih utama — Zakaria berdoa di Mihrab
- 6**Doa lirih dengan suara lembut** — bukan teriak (QS. Maryam 3)
- 7**Putus asa dari rahmat Allah** adalah dosa — Zakaria contoh tidak putus asa
- 8**Tanda dari Allah** kadang dalam bentuk pengalaman pribadi — Zakaria tidak bicara 3 hari
- 9**Keturunan shalih** adalah amanah dakwah berikutnya — Yahya pewaris Zakaria
Ayat Al-Quran Terkait
- QS. Maryam: 1-15
- QS. Ali Imran: 38-41
- QS. Al-Anbiya: 89-90
Sumber
- Al-Quran (sumber utama)
- Sirah Ibn Hisyam — Ibn Ishaq (public domain klasik)
- Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibn Katsir (public domain klasik)