Haji vs Umrah
Dua ibadah ke Tanah Suci dengan perbedaan rukun, waktu, dan kewajiban.
Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026
Haji
Rukun Islam ke-5, ibadah ke Tanah Suci pada bulan Dzulhijjah
- Wajib bagi Muslim yang mampu (sekali seumur hidup)
- Hanya pada bulan Dzulhijjah (8-13 Dzulhijjah)
- Rukun: ihram, wukuf di Arafah, thawaf ifadhah, sa'i, tahallul, tertib
- Mencakup wukuf di Arafah (rukun terpenting)
- Termasuk mabit di Mina/Muzdalifah, lempar jumrah
Umrah
Ziarah ke Ka'bah yang bisa dilakukan kapan saja
- Sunnah muakkad (sebagian ulama mewajibkan sekali seumur hidup)
- Bisa kapan saja sepanjang tahun
- Rukun: ihram, thawaf, sa'i, tahallul
- Tidak ada wukuf di Arafah
- Tidak ada mabit Mina/Muzdalifah, tidak lempar jumrah
Perbedaan Utama
Haji = WAJIB dengan rukun lengkap (termasuk wukuf di Arafah). Umrah = SUNNAH dengan rukun lebih singkat dan bisa kapan saja.
Kapan pakai Haji?
Bulan Dzulhijjah (8-13 Dzulhijjah). Wajib seumur hidup bagi yang mampu.
Kapan pakai Umrah?
Kapan saja sepanjang tahun. Banyak pahalanya di bulan Ramadan (= pahala haji).
Dalil: QS. Ali Imran: 97 (haji). HR. Bukhari Muslim (umrah Ramadan = pahala haji).