MuslimKita
Semua surat
القيامة

Surat Al-Qiyamah

Hari Kiamat • Surat ke-7540 ayat • Makkiyah • Juz 29

Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026
Lihat Tafsir Tahlili Kemenag
Putar Surat40 ayat

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

  • 1

    لَآ أُقْسِمُ بِيَوْمِ ٱلْقِيَـٰمَةِ

    Aku bersumpah dengan hari Kiamat,

  • 2

    وَلَآ أُقْسِمُ بِٱلنَّفْسِ ٱللَّوَّامَةِ

    dan aku bersumpah demi jiwa yang selalu menyesali (dirinya sendiri).

  • 3

    أَيَحْسَبُ ٱلْإِنسَـٰنُ أَلَّن نَّجْمَعَ عِظَامَهُۥ

    Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?

  • 4

    بَلَىٰ قَـٰدِرِينَ عَلَىٰٓ أَن نُّسَوِّىَ بَنَانَهُۥ

    (Bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.

  • 5

    بَلْ يُرِيدُ ٱلْإِنسَـٰنُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُۥ

    Tetapi manusia hendak membuat maksiat terus menerus.

  • 6

    يَسْـَٔلُ أَيَّانَ يَوْمُ ٱلْقِيَـٰمَةِ

    Dia bertanya, "Kapankah hari Kiamat itu?"

  • 7

    فَإِذَا بَرِقَ ٱلْبَصَرُ

    Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),

  • 8

    وَخَسَفَ ٱلْقَمَرُ

    dan bulan pun telah hilang cahayanya,

  • 9

    وَجُمِعَ ٱلشَّمْسُ وَٱلْقَمَرُ

    lalu matahari dan bulan dikumpulkan,

  • 10

    يَقُولُ ٱلْإِنسَـٰنُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ ٱلْمَفَرُّ

    pada hari itu manusia berkata, "Ke mana tempat pelarian?"

  • 11

    كَلَّا لَا وَزَرَ

    Tidak! Tidak ada tempat berlindung!

  • 12

    إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمُسْتَقَرُّ

    Hanya kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu.

  • 13

    يُنَبَّؤُا۟ ٱلْإِنسَـٰنُ يَوْمَئِذٍۭ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ

    Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.

  • 14

    بَلِ ٱلْإِنسَـٰنُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ بَصِيرَةٌ

    Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri,<sup foot_note=135831>1</sup>

  • 15

    وَلَوْ أَلْقَىٰ مَعَاذِيرَهُۥ

    dan meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.

  • 16

    لَا تُحَرِّكْ بِهِۦ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِۦٓ

    Jangan engkau (Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Alquran) karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya.

  • 17

    إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُۥ وَقُرْءَانَهُۥ

    Sesungguhnya Kami yang akan mengumpulkannya (di dadamu) dan membacakannya.

  • 18

    فَإِذَا قَرَأْنَـٰهُ فَٱتَّبِعْ قُرْءَانَهُۥ

    Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.

  • 19

    ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُۥ

    Kemudian sesungguhnya Kami yang akan menjelaskannya.

  • 20

    كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ ٱلْعَاجِلَةَ

    Tidak! Bahkan Kamu mencintai kehidupan dunia,

  • 21

    وَتَذَرُونَ ٱلْـَٔاخِرَةَ

    dan mengabaikan (kehidupan) akhirat.

  • 22

    وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَّاضِرَةٌ

    Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.

  • 23

    إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌ

    Memandang Tuhannya.

  • 24

    وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍۭ بَاسِرَةٌ

    Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,

  • 25

    تَظُنُّ أَن يُفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ

    mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat.

  • 26

    كَلَّآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلتَّرَاقِىَ

    Tidak! Apabila (nyawa) telah sampai ke kerongkongan,

  • 27

    وَقِيلَ مَنْ ۜ رَاقٍ

    dan dikatakan (kepadanya), "Siapa yang dapat menyembuhkan?"

  • 28

    وَظَنَّ أَنَّهُ ٱلْفِرَاقُ

    dan dia yakin bahwa itulah waktu perpisahan (dengan dunia),

  • 29

    وَٱلْتَفَّتِ ٱلسَّاقُ بِٱلسَّاقِ

    dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan),<sup foot_note=135832>1</sup>

  • 30

    إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ ٱلْمَسَاقُ

    kepada Tuhanmu lah pada hari itu kamu dihalau.

  • 31

    فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ

    Karena dia (dahulu) tidak mau membenarkan (Alquran dan Rasul) dan tidak mau melaksanakan salat,

  • 32

    وَلَـٰكِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ

    tetapi justru dia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran),

  • 33

    ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰٓ أَهْلِهِۦ يَتَمَطَّىٰٓ

    kemudian dia pergi kepada keluarganya dengan sombong.

  • 34

    أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ

    Celakalah kamu! Maka celakalah!

  • 35

    ثُمَّ أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰٓ

    sekali lagi, celakalah kamu (manusia)! Maka celakalah!

  • 36

    أَيَحْسَبُ ٱلْإِنسَـٰنُ أَن يُتْرَكَ سُدًى

    Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung-jawaban)?

  • 37

    أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّن مَّنِىٍّ يُمْنَىٰ

    Bukankah dia mulanya hanya setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),

  • 38

    ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ

    kemudian (mani itu) menjadi sesuatu yang melekat, lalu Allah menciptakannya dan menyempurnakannya,

  • 39

    فَجَعَلَ مِنْهُ ٱلزَّوْجَيْنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰٓ

    lalu Dia menjadikan darinya sepasang laki-laki dan perempuan.

  • 40

    أَلَيْسَ ذَٰلِكَ بِقَـٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يُحْـِۧىَ ٱلْمَوْتَىٰ

    Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?

Sumber