MuslimKita
Semua peristiwa
Dinasti Abbasiyah

Kompilasi Sahih Bukhari & Sahih Muslim

194-261 H (810-875 M)
Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026

Ringkasan

Imam Bukhari (810-870 M) dan Imam Muslim (815-875 M) mengkompilasi hadis paling sahih — menyaring 600.000+ hadis menjadi 7.000+ hadis terverifikasi. Karya mereka jadi pegangan ulama Sunni hingga akhir zaman.

Rincian

**Imam Bukhari (Muhammad bin Isma'il, 194-256 H)** — lahir di Bukhara, mengembara 40 tahun ke seluruh dunia Islam. Sangat ketat dalam VERIFIKASI: setiap rawi dinilai dari karakter, hafalan, kejujuran. Hanya menerima hadis dengan: sanad muttashil, rawi terpercaya, tidak syadz, tidak mu'all. **Karya monumental**: **Sahih Al-Bukhari** — 7.275 hadis (dengan pengulangan), 4.000+ unik, disusun selama 16 tahun. Disebut 'kitab tersahih setelah Al-Quran'. **Imam Muslim (Muslim bin Hajjaj, 204-261 H)** — lahir di Naisabur, murid Imam Bukhari. Mengembara dan kumpulkan 300.000 hadis, disaring jadi 12.000 hadis (dengan pengulangan), 4.000 unik di **Sahih Muslim**. **Kelebihan Sahih Muslim**: penyajian sistematis per topik, sanad lengkap dipertahankan, pendahuluan metodologi hadis. **'Asahhul-Kutub Ba'da Kitabillah'** = kitab paling sahih setelah Kitab Allah. **Hadis Muttafaq Alaih** = hadis di KEDUA kitab — derajat tertinggi. **Verifikasi luar biasa**: Bukhari pernah menolak hadis dari rawi yang menipu kuda-nya — karena rawi tega bohong ke kuda, hadisnya pasti tidak bisa dipercaya. Kitab Bukhari & Muslim diajarkan di **SEMUA pesantren** di dunia hingga kini.

Signifikansi

Sahih Bukhari & Muslim mengamankan hadis Nabi dari pemalsuan dan jadi PEGANGAN ULAMA Sunni hingga akhir zaman. Tanpa karya mereka, hadis sahih akan tercampur dengan palsu.