Delegasi ke Raja-Raja Dunia
Setelah Hudaibiyah memberi 10 tahun damai dengan Quraisy, Rasulullah ﷺ mengirim utusan-utusan ke raja-raja besar dunia — Heraclius (Romawi/Bizantium), Kisra (Persia), Najashi (Habasyah), Muqauqis (Mesir), dll — mendakwahkan Islam. Ini momen Islam keluar dari semenanjung Arab ke panggung dunia.
Kisah Lengkap
**Konteks**: Hudaibiyah memberi waktu 10 tahun damai → Nabi mengalokasikan waktu untuk dakwah ke luar Arab. Beliau mencetak STEMPEL khusus dengan tulisan 'Muhammad Rasulullah' setelah disarankan bahwa raja-raja tidak menerima surat tanpa stempel. **Surat-surat dakwah** (Ramadhan 6 H – Muharram 7 H): (1) **Heraclius (Kaisar Romawi/Bizantium)** — utusan: **Dihyah Al-Kalbi RA**. Heraclius menerima surat di Yerusalem, memanggil Abu Sufyan (saat itu masih kafir) untuk konfirmasi. Heraclius mengakui kebenaran Nabi tapi tidak masuk Islam karena takut kehilangan tahta (HR. Bukhari 7). (2) **Kisra (Khosrow II, Kaisar Persia/Sasanid)** — utusan: **Abdullah bin Hudzafah As-Sahmi RA**. Kisra MEROBEK surat dengan marah — Nabi mendoakan: 'Ya Allah, robek-robeklah kerajaannya seperti dia merobek suratku.' Kisra dibunuh oleh anaknya sendiri (Sheroe) tahun berikutnya, kerajaan Persia hancur dalam 14 tahun ditaklukkan Khalifah Umar. (3) **Najashi (Raja Habasyah/Etiopia)** — utusan: **Amr bin Umayah RA**. Najashi MASUK ISLAM (sudah simpati sejak hijrah pertama). Saat Najashi wafat, Nabi menyolatkan jenazahnya dari Madinah — sholat ghaib pertama. (4) **Muqauqis (Penguasa Mesir Bizantium)** — utusan: **Hatib bin Abi Balta'ah RA**. Muqauqis menerima dengan baik tapi tidak masuk Islam, mengirim balik HADIAH kepada Nabi termasuk dua hamba: **Maria Al-Qibtiyah** (kemudian menjadi istri Nabi, ibu dari Ibrahim) dan **Sirin** (ibu Hasan Al-Bashri kemudian). (5) **Mundzir bin Sawa (Raja Bahrain)** — masuk Islam, surat balasannya dipuji Nabi. (6) **Hauzah bin Ali (Raja Yamamah)** — menolak. (7) **Al-Harits bin Abi Syamir (Penguasa Ghassan)** — menolak dengan kasar. **Signifikansi historis**: (1) **Islam mengglobal** — keluar dari semenanjung Arab, (2) **Menggugurkan klaim** Quraisy bahwa Islam hanya kabilah lokal, (3) **Strategi diplomatik** menggantikan strategi militer untuk wilayah-wilayah jauh, (4) **Doa Nabi terhadap Kisra terbukti** — Persia hancur, (5) **Mempersiapkan futuh** (penaklukan) berikutnya — Mesir, Syam, Persia ditakhlukkan dalam 30 tahun setelah surat-surat itu.
Pelajaran Utama
- Islam adalah agama universal — bukan untuk satu suku/bangsa.
- Strategi dakwah harus melampaui zona nyaman — termasuk ke kepala negara.
- Sikap raja-raja terhadap dakwah jadi tolok ukur takdir kerajaan mereka.