Hijrah ke Habasyah (Ethiopia) — Hijrah Pertama Islam
Saat siksaan kian tak tertahankan, Rasulullah ﷺ memerintahkan sekitar 80 sahabat hijrah ke Habasyah (Ethiopia) yang dipimpin Raja Najashi yang adil. Ini hijrah pertama dalam Islam.
Kisah Lengkap
Rasulullah ﷺ bersabda: 'Pergilah ke Habasyah, di sana ada raja yang tidak menzalimi siapapun.' Rombongan pertama 12 laki-laki dan 4 wanita berangkat diam-diam, dipimpin Utsman bin Affan dengan istrinya Ruqayyah binti Rasulillah. Mereka diterima baik di Habasyah. Quraisy mengirim utusan Amr bin Al-'Ash & Abdullah bin Abi Rabi'ah dengan hadiah ke Najashi untuk menuntut pengembalian. Najashi mengundang sahabat — Ja'far bin Abi Thalib menjadi juru bicara. Ja'far membaca QS Maryam tentang Maryam & Isa. Najashi menangis, mengambil tongkat, menggariskan di tanah dan berkata: 'Tidak ada beda antara apa yang dibawa Muhammad dan apa yang dibawa Isa, melebihi garis ini.' Najashi menolak permintaan Quraisy. Beberapa tahun kemudian Najashi sendiri masuk Islam diam-diam. Saat ia wafat, Rasulullah ﷺ memimpin sholat ghaib untuknya di Madinah.
Pelajaran Utama
- Hijrah adalah strategi syar'i untuk menyelamatkan agama saat tak ada cara lain.
- Keadilan adalah nilai universal — bahkan raja Nasrani lebih adil dari Quraisy yang jadi penjaga Ka'bah.
- Ja'far bin Abi Thalib adalah duta terbaik Islam, dengan kefasihan & ketulusan.