Hijrah ke Madinah — Awal Tahun Hijriah
Setelah Quraisy merencanakan pembunuhan Rasulullah ﷺ, beliau hijrah ke Yatsrib bersama Abu Bakar lewat Gua Tsur. Tahun ini menjadi awal kalender Hijriah.
Kisah Lengkap
Quraisy bersepakat di Darun Nadwah: setiap kabilah mengirim 1 pemuda untuk membunuh Muhammad bersama-sama, sehingga darahnya terbagi & Bani Hasyim tidak bisa membalas. Jibril memberitahu Rasulullah ﷺ. Beliau memerintahkan Ali untuk tidur di tempatnya berselimut kain hijau (Ali tidak terluka karena para pembunuh hanya mencari Muhammad), lalu pergi ke rumah Abu Bakar. Mereka bersembunyi 3 hari di **Gua Tsur** (di gunung dekat Mekah, arah selatan, bukan utara seperti yang Quraisy duga). Saat para pengejar sampai di mulut gua, mereka melihat sarang laba-laba & sarang burung di pintu gua — yakin tidak ada yang masuk. Allah menurunkan QS At-Taubah 9:40: 'Sesungguhnya Allah telah menolongnya... ketika dia berkata kepada temannya: Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.' Setelah aman, Abdullah bin Uraiqit (penuntun jalan non-Muslim, profesional) memandu mereka ke Madinah lewat jalur pesisir Laut Merah. Sampai di **Quba'**, dibangun masjid pertama Islam. Lalu masuk Madinah, disambut oleh Anshar dengan nyanyian 'Thala'al Badru 'alaina min Tsaniyyatil Wada'.
Pelajaran Utama
- Hijrah bukan pelarian, tapi STRATEGI — meninggalkan tempat yang menghalangi dakwah ke tempat yang menerima.
- Tawakkal sejati: Rasulullah ﷺ tetap menyusun strategi maksimal SEBELUM berserah.
- Persahabatan Abu Bakar & Rasulullah ﷺ dimuliakan dalam Al-Quran.
- Tanggal hijrah jadi penanda kalender baru — menggambarkan PERUBAHAN PARADIGMA Muslim.