Tata Cara I'tikaf
I'tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat ibadah, terutama di 10 hari terakhir Ramadan.
Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026
Syarat
- Niat
- Dilakukan di masjid (lebih utama Masjid Jami')
- Suci dari hadats besar
Langkah-langkah
- 1Niat i'tikaf: 'Nawaitul-i'tikaafa fii haadzal-masjidi sunnatan lillaahi ta'aalaa.'
- 2Masuk masjid sebelum Maghrib di tanggal 21 Ramadan (jika i'tikaf 10 hari terakhir).
- 3Selama i'tikaf, perbanyak ibadah: sholat sunnah, tilawah Al-Quran, dzikir, doa, muhasabah.
- 4Keluar masjid hanya untuk hal yang sangat perlu (buang air, mandi wajib).
- 5Sahur & berbuka di masjid (jika sedang berpuasa).
- 6Selama 10 hari, berusaha menghidupkan malam dengan ibadah.
Dalil
HR. Bukhari & Muslim — Rasulullah SAW selalu i'tikaf di 10 hari terakhir Ramadan.
Tips Praktis
- I'tikaf untuk meraih Lailatul Qadar — malam yang lebih baik dari 1.000 bulan.
- Bagi yang tidak bisa 10 hari penuh, boleh i'tikaf semampu (1 hari, beberapa jam).