Tata Cara Puasa Ramadan
Puasa Ramadan adalah rukun Islam ke-4. Wajib bagi setiap Muslim baligh yang sehat.
Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026
Syarat
- Islam
- Baligh & berakal
- Sehat (tidak sakit yang tidak memungkinkan puasa)
- Mukim (tidak musafir)
- Suci dari haid & nifas (untuk wanita)
Rukun
- 1Niat di malam hari
- 2Menahan diri dari yang membatalkan dari Subuh hingga Maghrib
Langkah-langkah
- 1Niat di malam hari sebelum fajar (sebelum imsak): 'Nawaitu shouma ghodin 'an adaa-i fardhi syahri Romadhoona haadzihis-sanati lillaahi ta'aalaa.'
- 2Sahur — sangat dianjurkan, bahkan jika hanya minum air. Berhenti sebelum waktu imsak.
- 3Sholat Subuh berjamaah.
- 4Menahan diri dari makan, minum, hubungan suami-istri, dan hal lain yang membatalkan puasa.
- 5Memperbanyak ibadah: tilawah Al-Quran, dzikir, sedekah, doa.
- 6Berbuka puasa segera saat Maghrib tiba dengan kurma + air (sunnah), atau makanan halal lainnya.
- 7Doa berbuka: 'Dzahabazh-zhomaa-u wabtallatil-'uruuqu wa tsabatal-ajru insyaa-allooh.'
- 8Sholat Maghrib berjamaah, lalu makan utama.
- 9Sholat Isya & Tarawih.
Dalil
QS. Al-Baqarah: 183 — "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
Tips Praktis
- Sahur dengan makanan yang sustained (tinggi serat & protein) seperti kurma, telur, oat.
- Berbuka dengan yang manis (kurma) dulu, jangan langsung makan berat.
- Hindari over-eat saat berbuka — sunnah mengakhiri sebelum benar-benar kenyang.