Tata Cara Sholat Mazhab Syafi'i
Mazhab Syafi'i adalah mazhab mayoritas Muslim Indonesia. Karakteristik: niat dilafalkan, mengangkat tangan (raf'ul yadain) di empat posisi, dan qunut Subuh permanen. Disusun oleh Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi'i (150-204 H).
Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026
Rukun
- 1Niat di dalam hati (boleh dilafalkan untuk membantu konsentrasi)
- 2Berdiri (bagi yang mampu)
- 3Takbiratul Ihram
- 4Membaca Al-Fatihah di setiap rakaat (wajib bagi imam, makmum, & sholat sendiri)
- 5Ruku' dengan thuma'ninah
- 6I'tidal dengan thuma'ninah
- 7Sujud dua kali dengan thuma'ninah
- 8Duduk antara dua sujud dengan thuma'ninah
- 9Duduk tasyahud akhir dan membaca tasyahud
- 10Membaca sholawat atas Nabi pada tasyahud akhir
- 11Salam pertama (ke kanan)
- 12Tertib (berurutan)
Langkah-langkah
- 1Berdiri menghadap kiblat dengan niat di hati. Dianjurkan melafalkan niat: 'Ushollii fardhozh-zhuhri arba'a roka'aatim mustaqbilal-qiblati adaa-an lillaahi ta'aalaa.'
- 2Mengangkat kedua tangan sejajar telinga sambil mengucap 'Allahu Akbar' (takbiratul ihram).
- 3Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di antara dada dan pusar.
- 4Membaca doa iftitah, ta'awwudz, basmalah (jahr di sholat jahriyah Subuh & Maghrib & Isya), Al-Fatihah, lalu surat pendek pada 2 rakaat pertama.
- 5Ruku' sambil mengangkat tangan (raf'ul yadain), membaca 'Subhaana robbiyal-'azhiimi wa bihamdih' 3x.
- 6Bangkit dari ruku' (i'tidal) sambil mengangkat tangan, membaca 'Sami'allahu liman hamidah' lalu 'Robbanaa lakal-hamd...'
- 7Pada rakaat kedua sholat Subuh, sebelum sujud, melakukan qunut: 'Allahummahdinii fiiman hadait...' (qunut Subuh).
- 8Sujud sambil mengucap takbir (tanpa raf'ul yadain), membaca 'Subhaana robbiyal-a'laa wa bihamdih' 3x.
- 9Duduk antara dua sujud, membaca 'Robbighfirlii warhamnii...'
- 10Pada tasyahud akhir, baca tasyahud + sholawat ibrahimiyah lengkap.
- 11Salam ke kanan ('Assalaamu'alaikum wa rohmatullaah') lalu ke kiri.
Dalil
Al-Umm karya Imam Syafi'i. Hadis raf'ul yadain: HR. Bukhari & Muslim. Hadis qunut Subuh: HR. Ahmad, Hakim (sahih).
Catatan: Perbedaan utama dengan mazhab lain: (1) Niat dianjurkan dilafalkan untuk konsentrasi; (2) Mengangkat tangan di 4 posisi (takbiratul ihram, ruku', i'tidal, bangkit dari tasyahud awal); (3) Qunut Subuh dilakukan rutin; (4) Bismillah dibaca jahr di sholat jahriyah; (5) Tangan diletakkan di antara dada dan pusar.