MuslimKita
Semua artikel
Ramadan & Idul Fitri

Cara Mengqadha Puasa Ramadan

Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026

Puasa Ramadan yang tertinggal harus diqadha (diganti). Allah berfirman: 'Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan, maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.' (QS. Al-Baqarah: 184).

  1. Niat Qadha di Malam Hari

    Sama seperti puasa Ramadan, niat qadha wajib diniatkan di malam hari sebelum fajar. Lafadz: 'Nawaitu shouma ghodin 'an qodhoo-i fardhi syahri Romadhoona lillaahi ta'aalaa.'

  2. Kapan Diqadha

    Bisa kapan saja sebelum Ramadan berikutnya. Disunnahkan segera, jangan ditunda-tunda.

  3. Jika Qadha Tertunda Hingga Ramadan Berikutnya

    Wajib qadha + bayar fidyah (memberi makan 1 fakir per hari yang ditunda) jika sengaja menunda tanpa udzur.

  4. Bagi Wanita Hamil/Menyusui

    Boleh tidak puasa jika khawatir bagi diri/anak. Wajib qadha (jika khawatir diri sendiri) atau qadha + fidyah (jika khawatir anak).

Kesimpulan

Segera qadha puasa Ramadan yang tertinggal — sebaiknya selesai sebelum bulan Sya'ban untuk persiapan Ramadan berikutnya.

Artikel terkait dalam Ramadan & Idul Fitri