Hadis No. 35
Imam Yahya bin Syaraf An-Nawawi (1233–1277 M)
Teks Arab
لَا تَحَاسَدُوا، وَلَا تَنَاجَشُوا، وَلَا تَبَاغَضُوا، وَلَا تَدَابَرُوا، وَلَا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ، وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا. الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ، لَا يَظْلِمُهُ، وَلَا يَخْذُلُهُ، وَلَا يَكْذِبُهُ، وَلَا يَحْقِرُهُ. التَّقْوَى هَاهُنَا — وَيُشِيرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ
Terjemahan Indonesia
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah ﷺ bersabda: 'Janganlah kalian saling iri, jangan saling menipu dalam jual beli, jangan saling membenci, jangan saling membelakangi, dan janganlah sebagian kalian menjual atas jual beli sebagian yang lain. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya: ia tidak menzaliminya, tidak menelantarkannya, tidak mendustainya, dan tidak meremehkannya. Taqwa ada di sini' — beliau menunjuk dada beliau tiga kali — 'Cukup buruk seseorang itu meremehkan saudaranya yang Muslim. Setiap Muslim atas Muslim lainnya haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya.' (HR. Muslim)