Perjalanan ke Syam & Pertemuan dengan Pendeta Bahira
Saat berusia 12 tahun, Muhammad ﷺ ikut Abu Thalib berdagang ke Syam. Pendeta Nasrani bernama Bahira mengenalinya sebagai nabi yang dijanjikan dalam kitab terdahulu.
Kisah Lengkap
Abu Thalib membawa Muhammad muda dalam kafilah dagang ke Syam (Suriah modern). Dalam perjalanan, mereka singgah di Bushra, tempat seorang pendeta Nasrani bernama Bahira (Sergius dalam kitab Kristen). Bahira melihat awan menaungi Muhammad sepanjang perjalanan — tanda yang ia kenali dari kitabnya. Ia mengundang kafilah untuk makan, mengamati Muhammad, dan setelah pemeriksaan tanda kenabian (segel kenabian di antara dua bahu), Bahira berkata kepada Abu Thalib: 'Pulanglah anak ini ke Mekah dengan segera, jaga dia dari Yahudi — jika mereka tahu, mereka akan mencelakakannya.' Abu Thalib langsung membawa Muhammad pulang.
Pelajaran Utama
- Kenabian Muhammad ﷺ adalah bagian dari rencana Allah yang sudah ditulis sejak lama dalam kitab-kitab terdahulu.
- Tanda kenabian (khatam an-nubuwwah) dikenal oleh ahli kitab.
- Hikmah perlindungan dari Yahudi yang mengetahui isi kitab tetapi memendam kebencian.