Wahyu Pertama: Iqra' bismi Rabbika
Di Gua Hira, Malaikat Jibril datang membawa wahyu pertama: 'Iqra' bismi Rabbikal-ladzi khalaq' — bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Ini adalah awal kenabian.
Kisah Lengkap
Di malam yang penuh berkah, Malaikat Jibril datang kepada Muhammad ﷺ di Gua Hira. Jibril memeluknya erat hingga sesak dan berkata 'Iqra'!' (Bacalah!). Muhammad menjawab 'Maa ana bi qari' (saya tidak bisa membaca). Jibril memeluk lagi, berkata sama, hingga 3 kali. Pada peluk ketiga, turunlah ayat: 'Iqra' bismi Rabbikal-ladzi khalaq, khalaqal-insana min 'alaq, iqra' wa Rabbukal-akram, alladzi 'allama bil-qalam, 'allamal-insana ma lam ya'lam.' (QS Al-'Alaq 96:1-5). Beliau pulang dengan tubuh menggigil ke Khadijah, berkata 'Selimuti aku, selimuti aku!' Khadijah membenarkannya — bahwa apa yang dialami pasti dari Allah, karena beliau adalah orang yang menyambung silaturahmi, jujur, & menolong yang lemah. Khadijah membawa Muhammad ke pamannya Waraqah bin Naufal, seorang Nasrani yang hafal Taurat & Injil. Waraqah membenarkan: 'Itu Namus (Jibril) yang turun kepada Musa. Andai aku masih hidup saat kaummu mengusirmu, aku akan menolongmu.'
Pelajaran Utama
- Wahyu pertama menekankan ILMU & MEMBACA — Islam berdiri di atas pengetahuan, bukan kebodohan.
- Khadijah adalah wanita Mukmin pertama, mendukung Rasulullah ﷺ saat ragu.
- Pengakuan Waraqah — kenabian Muhammad ﷺ dikenal oleh ahli kitab yang ikhlas.