Apa yang boleh & tidak boleh dilakukan wanita haid?
Penjelasan
**LARANGAN saat haid**: (1) Sholat fardhu maupun sunnah — TIDAK perlu qadha (rahmat Allah), (2) Puasa wajib & sunnah — qadha puasa Ramadan setelah suci, (3) Jima' (hubungan suami-istri), (4) Tawaf di Ka'bah, (5) Masuk masjid kecuali sekedar lewat (jumhur), (6) Menyentuh mushaf Al-Quran. **YANG BOLEH**: (1) Membaca Al-Quran tanpa menyentuh — Hanafi melarang, Maliki+Syafi'i lama melarang, sebagian ulama kontemporer (termasuk Yusuf Qaradhawi) MEMBOLEHKAN dengan dalil tidak ada larangan tegas. Praktis untuk wanita yang mau menghafal: BOLEH baca via app/HP, (2) Berdzikir, doa, mendengar Quran, (3) Berpotongan rambut & kuku — BOLEH (mitos haram tidak ada dasar), (4) Memasak, melayani suami, dll. **PASCA HAID**: Wajib mandi besar (ghusl) sebelum sholat lagi. Cara mandi: lihat panduan mandi wajib.
Dalil & Referensi (2)
- 1HadisHR. Bukhari no. 304, Muslim no. 80
“Ketika datang haid, tinggalkan sholat. Ketika selesai haid, mandi dan sholatlah.”
- 2HadisHR. Bukhari no. 321 (riwayat Aisyah)
“Aku berhaid maka Rasulullah ﷺ tetap memerintahkan aku melakukan semua manasik haji selain tawaf di Ka'bah.”
Khilaf Antar Mazhab
Membaca Quran saat haid: jumhur ulama klasik melarang, sebagian ulama kontemporer membolehkan dengan dalil tidak ada hadis tegas yang melarang.
Pertanyaan terkait di kategori Bersuci & Najis
- Apakah menyentuh lawan jenis (bukan mahram) membatalkan wudhu?Khilaf antar mazhab
- Bagaimana cara mensucikan najis air kencing bayi?Najis Mukhaffafah (najis ringan) untuk bayi laki-laki ASI eksklusif
- Apa rukun dan tata cara mandi wajib (junub)?Wajib setelah jima', haid, nifas, mimpi basah
- Apa itu air musta'mal dan apakah bisa dipakai wudhu lagi?Khilaf — Syafi'i & Hambali: tidak sah; Hanafi: sah jika tidak berubah