Pernikahan & Keluarga
Apakah mahar wajib dan berapa minimumnya?
Terakhir diperbarui: 8 Mei 2026
Hukum
Wajib — bagian dari kewajiban suami
Penjelasan
Mahar (mas kawin) WAJIB dalam pernikahan Islam, sebagai hak istri. Tidak ada batas minimum atau maksimum dalam syariat — yang penting punya nilai (cincin besi pun cukup). Lebih utama mengikuti kemampuan suami dan tidak memberatkan. Nabi ﷺ menganjurkan 'sebaik-baik mahar adalah yang paling mudah'. Mahar bisa berupa: emas, uang, harta, hafalan Al-Quran, ilmu yang diajarkan, atau barang berharga lainnya. Mahar tidak boleh ditiadakan — meskipun istri merelakan secara formal, tetap dianggap wajib disebutkan dalam akad.
Dalil & Referensi (3)
- 1QuranQS An-Nisa ayat 4
“Dan berikanlah maskawin (mahar) kepada perempuan-perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan ikhlas hati...”
Buka sumber - 2HadisHR. Bukhari no. 5135
“Carilah meskipun hanya cincin dari besi (sebagai mahar).”
- 3HadisHR. Ahmad no. 24595
“Sebaik-baik pernikahan adalah yang paling ringan maharnya.”
Pertanyaan terkait di kategori Pernikahan & Keluarga
- Apa hukum poligami dan syaratnya?Boleh dengan SYARAT KETAT — bukan kewajiban, bukan keutamaan untuk semua
- Apa hukum menikah beda agama?HARAM untuk wanita Muslim. Laki-laki Muslim dengan Ahlul Kitab — khilaf, mayoritas ulama Indonesia: HARAM
- Bagaimana hukum dan tata cara aqiqah anak?Sunnah Muakkad — sangat dianjurkan
- Bagaimana hukum dan tata cara talak (cerai) dalam Islam?Halal tapi paling DIBENCI Allah — ditempuh sebagai pilihan terakhir